Rabu, 02 Juli 2008

Bangsaku bukan Bangsaku


Hajar kepalanya, injak anunya
Tendang perutnya, tembak kakinya
Siapa dia?
Mahasiswa apa teman kita?

Lempari lagi, pukuli ini
Tarik ke sini, lalu kita hakimi
Siapa ini?
Polisi atau yang demonstrasi?

Siapa yang kena, mana yang terluka?
Di mana temanku, ke mana musuhku?
Akhirnya ketemu!
Anarkis, itulah wajah bangsaku
Vandalis, kelakuan oknum negeriku
Ironis, karena wajah bangsaku bukanlah nurani tanah airku.

Tidak ada komentar: